EMBUN EMBUN CINTA

Pernahkah engkau mengalami cinta dan kepedihan mengalir dalam deras sungai perasaan hati yang sama. Dengan perasaan semacam itu dapatkan kita memaknai hakikat keindahan atau kegetiran, semisal dalam lagu- lagu Celine yang penuh harapan, atau sayatan luka nan pedih dari keterhilangan panjang yang mendedah jiwa dalam sajak- sajak Pascal Riou. Manusia memang selalu angkuh dan sombong. Setiap pagi mandi, menyisir rambut kemudian mengenakan stelan yang gagah. Padahal, kita senantiasa tak mampu dan tak kuasa membunuh kebenaran yang dituntut hati nurani. Pertempuran sengit itu setiap detik berkobar dalam diri kita, tapi kita berusaha tersenyum cuma karena alasan: agar kita tak terkucil dan terasing dari gerombolan masyarakat moral. Sementara dalam senyuman kita itu dengan deras yang sama, air mata kita mengalir dari mata air kejujuran yang senantiasa merembes dari hati nurani kita yang tersuci. Dengan sajak-sajakku, aku ingin keluar dari kerangkeng hukuman tanpa ampun itu. Aku memilih terus berjalan dan berkelana meski yang kulintasi adalah jalanan senyap, dingin dan membekukan. Aku tak meminta belaskasihan untuk pilihan yang menyedihkan ini. Aku ingin berkata dalam seribu sajak bahwa aku berikhtiar bertemu cinta. Karena ikhtiar ini, aku yakin akan bertemu dengan sejumlah kekonyolan, rasa sakit, resah, kebencian yang terus- menerus melindasku berkali-kali. Tapi aku harus pergi pada cinta. Hanya pada cinta, kepedihan itu tertepikan. *** Sudah lama aku tidak percaya pada senyuman, atau tingkah baik dan belas kasihan. Semua kepalsuan itu bukan untuk aku. Cinta bukan urusan keindahan tubuh, usia, dan pikatan birahi. Cinta adalah perasaan yang senyawa. Cinta tidak buta. Cinta memiliki mata hati yang lebih terang dari semua omong kosong dan kepalsuan seorang Don Juan. Jika aku terbunuh, iapun terbunuh. Cinta tidak pernah berkhianat. Dengan sajak aku memuja dan marah, mendambah dan resah untuknya. Dengan seribu sajak kurasa belum cukup untuk memancang tiang keyakinan yang utuh bagi rumah buat cinta bernaung. Aku selalu pedih dan menggigil ketakutan karena semua itu. Tapi, aku pun selalu yakin bahwa cinta itu ada. Betapun panjangnya lorong kelam itu, aku tetap akan ke sana untuk bertemu dia. Setidaknya aku bisa mati dalam siraman air matanya. Dan, Jika kamu merasa bukan sang cinta pergilah, begitu kataku pada setiap orang yang memandang cinta semata permainan. Sebab orang semacam itu, hidupnya betapa menyedihkan dibanding segala kesedihan. *** Kebanyakan orang hidup dalam topeng. Ia menyembunyikan dirinya yang diderah habis-habisan oleh kepedihan yang sangat ia sadari. Ia membiarkan dirinya terkungkung dan dipasung oleh kemunafikannya sendiri hingga akhirnya ia tak mengenali samasekali dirinya. Ia telah mati. Aku tak ingin mati dalam kesia-siaan semacam itu. Aku ingin mati dalam kesadaran penuh tentang kematian itu. Dan aku akan lebih pasrah kehilangan segala daripada kehilangan cinta. Hanya cinta yang bisa membuat kita bertemu dengan kesadaran penuh. Bagiku, mati bersama cinta adalah pesona terindah bagi seorang anak manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BLOG SAHABATKU B*C



HADITS SHAHIH
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا
Dari Anas bin Malik, Kami bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?”. Rasulullah bersabda, “Tidak boleh”. Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?”. Nabi bersabda, “Tidak boleh. Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan” (HR Ibnu Majah no 3702 dan dinilai hasan oleh al Albani).

HITAM DI DAHI PERLU DI WASPADAI
SELAMAT ULANG TAHUN
14 SUMBER BEBERAPA MACAM PENYAKIT
DUA AYAT DI MALAM HARI
TAMBAHAN LAFAD SAYYIDINA
SHALAT YG PALING BERAT DI ANTARA 5 WAKTU
CARA SHALAT BAB BACAAN TASYAHUD AKHIR
LARANGAN MENCACI WAKTU/MASA
UNTUK PARA SUAMI
KESALAHAN KESALAHAN PADA SHALAT JUMA'T
DAHSYAT NYA SURAH AL-IKHLAS
TATA CARA BERDO'A SESUAI TUNTUNAN
PELIHARA JENGGOT ADALAH PERINTAH
BERBAGI CINTA DAN ILMU UNTUK KITA DAN SAHABAT
Terbentuknya Jagat Raya Menurut Pandangan Al-Quran