web widgets

KESENDIRIAN YANG MENAFSIR


Coba menafsir di kala kesendirian yang sedang asyik menganyam bilah-bilah sepi
malam yang serasanya panjang menabur manik-manik rindu yang jatuh bertebaranlalu kukutip tiap butirnya dan kugantungkan pada dada resah yang sugul sedang malam berengsot malas dan mengundang gelap serawan hati pun akulah yang masih bersandar pada dada resah…tanpa suara membatu dalam sepi yang semakin menggembangkan sayap penantiannya : dan di ujung penantian itu adalah aku. Aku yang sering melontarkan bahasa-bahasa senyap ke rimba sebuah pengertian menerjah mata angin yang mencantas pohon harap hingga ke perdu semangat seakannya ingin membungkas semua rasa tika harapan masih bertatih langkah dan dalam anyaman sepi yang masih menyusur jaluran ke bucunya aku mencari petak agar terhindar dari goresan bilah-bilahnya yang melukakan untuk aku terus bermukim dalam larutnya penantian seorang aku …dan malam pun merampas cahaya siang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BLOG SAHABATKU B*C



HADITS SHAHIH
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا
Dari Anas bin Malik, Kami bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?”. Rasulullah bersabda, “Tidak boleh”. Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?”. Nabi bersabda, “Tidak boleh. Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan” (HR Ibnu Majah no 3702 dan dinilai hasan oleh al Albani).

HITAM DI DAHI PERLU DI WASPADAI
SELAMAT ULANG TAHUN
14 SUMBER BEBERAPA MACAM PENYAKIT
DUA AYAT DI MALAM HARI
TAMBAHAN LAFAD SAYYIDINA
SHALAT YG PALING BERAT DI ANTARA 5 WAKTU
CARA SHALAT BAB BACAAN TASYAHUD AKHIR
LARANGAN MENCACI WAKTU/MASA
UNTUK PARA SUAMI
KESALAHAN KESALAHAN PADA SHALAT JUMA'T
DAHSYAT NYA SURAH AL-IKHLAS
TATA CARA BERDO'A SESUAI TUNTUNAN
PELIHARA JENGGOT ADALAH PERINTAH
BERBAGI CINTA DAN ILMU UNTUK KITA DAN SAHABAT
Terbentuknya Jagat Raya Menurut Pandangan Al-Quran