web widgets

MARI BERBICARA TENTANG CINTA



Dalam diriku tidak ada yang namanya cinta besar dan cinta kecil. Semua hanya satu..... yaitu CINTA. Cinta ini yang membuat aku tumbuh, menjadi dan tetap ada. Cinta ini pula yang menyalakan api, ketika gelap menyapa Dan cinta ini pula yang kadang mematikan baranya, ketika dingin menyentuh. Cinta yang membuat kita kuat ketika banyak tugas dan hal - hal yang lainnya....     Jejak kemarin mengajarkan bahwa cinta harus dimaknai dengan hati yang jernih, Rasa tulus dan saling percaya yang tidak tergoyahkan oleh gosip atau cobaan . Jejak kemarin pula mengajarkan rapuhnya cinta bila dibelit oleh passion. Rapuhnya cinta yang tidak berani berhenti di satu tempat untuk mengunyah secara utuh dan mendekapnya erat-erat. Jejak kemarin juga yang mengajarkan sesungguhnya cinta itu sederhana. Ketika aku memeluk dan melihatnya dengan sederhana, Maka cinta itu akan lebih kuat makna baranya.     Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun samudera kebaikan. Cinta adalah tangan-tangan yang merajut hamparan permadani kasih sayang. Cinta adalah hati yang selalu berharap dan mewujudkan dunia dan kehidupan yang lebih baik. Cinta selalu berkembang, ia seperti udara yang mengisi setiap ‘ruangan kosong’ pada diri kita. Cinta juga seperti air yang mengalir ke dataran yang lebih rendah     Cinta, akan membawa sesuatu menjadi lebih baik, Membawa kita untuk berbuat lebih sempurna. Mengajarkan pada kita betapa besar kekuatan dan kedahsyatan yang dihasilkannya. Cinta bisa membuat dunia yang penat dan bising ini terasa indah, Cinta mengajarkan pada kita, bagaimana caranya harus berlaku jujur dan berkorban, berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan.     Cinta tidak memiliki dan dimiliki karena cinta telah cukup untuk CINTA... Cinta yang membara , membakar menumbuhkan kerinduan yang semakin dalam... Cinta sejati..Cinta pada SANG PENCINTA... Alangkah indahnya di mabuk cinta. ..cinta pada-Nya dan karena NYa .. ..     Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.....     Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya Dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan................     Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, Cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah mendendam, Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; Manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.   Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, Dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.....   Jika hati adalah istana , maka cinta adalah singgasananya , Ketulusan adalah mahkota , Kesetiaan adalah piala , Kejujuran adalah tahta Dan Senyum adalah hadiah yang terindah .............................     *** Jangan mempermainkan cinta karena cinta itu tidak layak untuk dipermainkan... Jangan mengotori cinta karena cinta itu tidak untuk dikotori... Cinta akan selalu bening bila di isi dengan kebeningan ... Cinta pada dasarnya bukanlah sesuatu yang kotor , Karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram   Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia. Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu, Dijaga dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.     Cinta itu suci , cinta itu indah... Cinta itu bening dan cinta tidak akan pernah berakhir Selama kita tetap berlaku dan menjaga sebagaimana mestinya...   *** Mencintai seseorang bukanlah apa-apa Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti Tapi di Cintai oleh sang PENCIPTA adalah segalanya...   Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam ( amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah, maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Cinta adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya , Akan menjatuhkan kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah SWT.     Cinta yang abadi hanya cinta Allah SWT pada hambaNYA,.. Cinta yang setia dan penuh kasih sayang hanya cinta Rosulullah pada umatnya,.. Cinta pada sesama karena Allah semata adalah Cinta Yang mulia... Maka raihlah cinta yang mulia ini , .. dengan Iman ,dalam Istikharoh&Istiqomah di setiap ibadah kita... InsyaAllah pasti akan membawa kita bahagia dunia dan bertemu di Jannatu ‘adn ...   Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, Ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain- lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, Kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, Di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji (Hamka)     Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.(Hamka)   Alangkah indahnya Cinta..Cinta yang bersandar pada NYA... semoga kita bisa meraih CINTA YANG HAKIKI Ku rasakan kerinduan yang tak lagi terobatkan , Cintaku tak pernah pudar membara dan membakar , Kapankah Jiwa ini bersanding dalam CINTA sejati .? CINTA IlaihiRobbi.. Kekal abadi, Sang Kekasih yang hakiki tertanam di relung hati bak lautan tiada tepi , Kau trnyata yang abadi , Kau adalah perayu Ya Ilaihi wamaliki anta ta'lam kaifa hali ...     ~ *** Ayat-Ayat Cinta ***~   Rasulullah saw bersabda,” Tidak beriman seseorang diantara kamu sebelum aku lebih dicintainya daripada dirinya sendiri, orang tuanya, anaknya dan semua manusia”. (HR. Bukhari, Muslim dan Nasa’i).     "زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَلِكَ مَتَعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ   Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa- apa yang diingini, yaitu: Wanita- wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga)." (QS. ALI IMRAN:14)   “Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka sungguh telah sempurna Imannya. ” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi,)   Dari Anas ra, dari nabi saw, beliau bersabda:   “Ada tiga hal dimana orang yang memilikinya akan merasakan manisnya iman, yaitu mencintai Allah dan rasul-Nya melebihi segala-galanya, mencintai seseorang hanya kerana Allah, dan enggan untuk menjadi kafir setelah diselamatkan Allah daripadanya sebagaimana enggannya kalau dilempar ke dalam api.” (HR. Bukhari dan Muslim).     Dari Abu Hurairah ra, rasulullah saw bersabda:   “Demi zat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, kamu sekalian tidak akan masuk surga sebelum beriman, dan kamu sekalian tidaklah beriman sebelum saling mencintai….” (HR Muslim)   “Barang siapa ingin memperoleh kelezatan iman, hendaklah ia mencintai seseorang hanya karena Allah swt.” (riwayat Imam Ahmad, dari Abu Hurairah).   Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra dari Rasulullah bahwa beliau bersabda , “SUNGGUH ALLAH SWT BERFIRMAN PADA HARI KIAMAT, “ DIMANA ORANG-ORANG YANG BERCINTA KASIH KARENA AKU? DEMI KEPERKASAAN-KU DAN KETINGGIAN-KU,HARI INI AKU BERIKAN AWAN UNTUK MEREKA BERTEDUH PADA WAKTU ORANG TIDAK ADA LAGI TEMPAT BERTEDUH KECUALI DARI PADA-KU”   Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra. Bahwa Rasulullah SAW bersabda, “SESUNGGUHNYA ALLAH ITU MEMPUNYAI PARA HAMBA YANG BESOK DI HARI KIAMAT DISEDIAKAN BAGI MEREKA ITU BEBERAPA MIMBAR SERTA MEREKA ITU DUDUK DIATAS MIMBAR –MIMBAR ITU. MEREKA ADALAH KAUM ATAU KELOMPOK YANG PAKAIANNYA CAHAYA DAN WAJAH-WAJAHNYA JUGA CAHAYA. MEREKA ITU BUKAN PARA NABI DAN BUKAN PARA SYUHADA, BAHKAN PARA NABI DAN PARA SYUHADA IRI KEPADA MEREKA”   Para Sahabat lantas bertanya, “ WAHAI RASULULLAH ,SIAPAKAH MEREKA ITU?”   Beliau menjawab . “MEREKA ADALAH ORANG-ORANG YANG BERCINTA KASIH KARENA ALLAH, ORANG-ORANG YANG SALING KUNJUNG-MENGUNJUNGI KARENA ALLAH DAN ORANG-ORANG YANG BERGAUL DENGAN BAIK KARENA ALLAH”.   “Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya.” (HR Al-Imam Al- Bukhari dan Al-Imam Muslim)   “Ketahuilah bahwa yangSyaikhul Islam Ibnu Taimiyyahmenggerakkan hati menuju Allah ada tiga perkara: cinta, takut, dan harapan. Dan yang paling kuat adalah cinta, dan cinta itu sendiri merupakan tujuan karena akan didapatkan di dunia dan di akhirat.” (Majmu’ Fatawa, 1 /95)   Tidaklah anda mencintai sesuatu melainkan tentu anda menjadi hamba dari apa yg anda cintai, Allah tdk suka bila anda menjadi hamba dr yg selain DIA (Syech Ibnu Athaillah)   ***   “DUNIA INI PANGGUNG SANDIWARA, tetapi isilah alur ceritanya menjadi CERITA CINTA, percayalah itu akan memberikan kekuatan bagi hidupmu”   MEREKA YANG MELANGKAH DI JALAN CINTA menganggap dan melakukan semua itu semata- mata KARENA SANG KEKASIH, IBADAH SUCI UNTUK MERAIH CINTA- NYA. ANTARA PENCINTA dan YANG DICINTA.   Terima kasih untuk semua tangan dan hati yang telah menorehkan berbagai cinta padaku,Terima kasih untuk semua bibir yang telah mengecup cinta padaku. Terima kasih untukmu cinta.   *** Sahabat ku terimakasih atas persahabatan yang indah ....salam penuh cinta   ~ BC ~...........* senyum* * JSIKUSMA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BLOG SAHABATKU B*C



HADITS SHAHIH
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا
Dari Anas bin Malik, Kami bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?”. Rasulullah bersabda, “Tidak boleh”. Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?”. Nabi bersabda, “Tidak boleh. Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan” (HR Ibnu Majah no 3702 dan dinilai hasan oleh al Albani).

HITAM DI DAHI PERLU DI WASPADAI
SELAMAT ULANG TAHUN
14 SUMBER BEBERAPA MACAM PENYAKIT
DUA AYAT DI MALAM HARI
TAMBAHAN LAFAD SAYYIDINA
SHALAT YG PALING BERAT DI ANTARA 5 WAKTU
CARA SHALAT BAB BACAAN TASYAHUD AKHIR
LARANGAN MENCACI WAKTU/MASA
UNTUK PARA SUAMI
KESALAHAN KESALAHAN PADA SHALAT JUMA'T
DAHSYAT NYA SURAH AL-IKHLAS
TATA CARA BERDO'A SESUAI TUNTUNAN
PELIHARA JENGGOT ADALAH PERINTAH
BERBAGI CINTA DAN ILMU UNTUK KITA DAN SAHABAT
Terbentuknya Jagat Raya Menurut Pandangan Al-Quran