MUHASABAH DIRI



Bismillahirohmanirohim.
Ya Rabb, Hamba hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas Hamba hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra Hamba hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi Hamba hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langitHamba hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas Ya Rabb, Diri yang hina ini tiada artinya di hadapanMU Tiada Engkau sedikitpun memerlukan, akan tetapihamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU Ya Rabb, ...baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMUJangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU Diri yang tangannya banyak maksiat ini, Mulut yang banyak maksiat ini, Mata yang banyak maksiat ini Hati yang telah terkotori oleh noda ini, memiliki keinginan setinggi langitMungkinkah hamba yang hina ini ke SyurgaMu.. Ya Rabb, Kami semua fakir di hadapan MU.. Semua makhluk meminta kepada MU.. Ampunilah hamba dan sudara-saudara hamba yang telah memberi arti dalam hidup hamba. Ya Rabb…. - Kumpulkanlah kami bersama orang – orang yang Sholeh, - Jadikanlah kami Wanita – Wanita penghuni SyurgaMu.. Mungkin tanpa kami sadari , kami pernah melanggar aturanMU Melanggar aturan qiyadah kami, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanahYang telah Engkau percayakan kepada kami.. Ampunilah kami Ya Rabb.Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU kumohon Janganlah Engkau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu , Ya Rabb…Atau dalam maksiat kepadaMU Ya Rabb, Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !! Apalah Artinya sebuah tulisan jika kita tidak pandai mengambil ibrahnya.. Muhasabah ini saya tujukan untuk saya “’ & semoga dapat pula bermanfaat untuk sahabat Fillah Salam Ukhuwah Fillah. ..Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BLOG SAHABATKU B*C



HADITS SHAHIH
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا
Dari Anas bin Malik, Kami bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?”. Rasulullah bersabda, “Tidak boleh”. Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?”. Nabi bersabda, “Tidak boleh. Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan” (HR Ibnu Majah no 3702 dan dinilai hasan oleh al Albani).

HITAM DI DAHI PERLU DI WASPADAI
SELAMAT ULANG TAHUN
14 SUMBER BEBERAPA MACAM PENYAKIT
DUA AYAT DI MALAM HARI
TAMBAHAN LAFAD SAYYIDINA
SHALAT YG PALING BERAT DI ANTARA 5 WAKTU
CARA SHALAT BAB BACAAN TASYAHUD AKHIR
LARANGAN MENCACI WAKTU/MASA
UNTUK PARA SUAMI
KESALAHAN KESALAHAN PADA SHALAT JUMA'T
DAHSYAT NYA SURAH AL-IKHLAS
TATA CARA BERDO'A SESUAI TUNTUNAN
PELIHARA JENGGOT ADALAH PERINTAH
BERBAGI CINTA DAN ILMU UNTUK KITA DAN SAHABAT
Terbentuknya Jagat Raya Menurut Pandangan Al-Quran