web widgets

DELAPAN KEBOHONGAN IBU. KISAH SORANG TEMAN FACEBOOK


(KISAH NYATAKU) Dalam kehidupan kita sehari- hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata, “ Makanlah nak, aku tidak lapar” - KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA - Ketika aku mulai tumbuh dewasa, ibu memasak sup ikan segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, aku memberikan sebagiannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya dan berkata, “ Makanlah nak, ibu tidak suka makan ikan” - KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA - Sewaktu aku sudah masuk MTS (SMP), demi membiayai sekolah keempat kakakku, ibu bekerja apa saja salah satunya adalah mengayam tikar, kadang hingga larut malam aku berkata :”Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja. ” Ibu tersenyum dan berkata, ”Cepatlah tidur nak, ibu tidak capek” - KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA - Ketika ujian tiba, ibu rela meninggalkan pekerjaannya supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata, “Minumlah nak, ibu tidak haus!” - KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT - Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata, “Saya tidak butuh cinta” - KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA - Setelah aku, keempat kakakku semuanya sudah bekerja dan berkeluarga, ibu yang sudah tua sudah waktunya menikmati masa tuanya. Tetapi ibu tidak mau, ia rela pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Kami anak2 nya yang sudah berkeluarga sering memberi sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Ibu berkata, “Ibu masih punya duit” - KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM – Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit strok ringan, harus dirawat beberapa kali di rumah sakit, aku yang berada jauh di Jakarta langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang keliatan sangat tua menatapku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang dideritanya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah. Aku sambil menatap ibuku tak terasa berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku,Aku tidak merasakan sakit ” - KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH – Setelah kebohongannya yang ketujuh, ibuku tercinta setiap kali aku telpon selalu berpesan dan berdo ’a untukku dan keluargaku agar tetap mengamalkan ilmu yg pernah kudapat, selalu bersyukur dan bersabar dlm menjalani hidup, meski aku jarang menjenguknya beliau selalu berkata: “Anakku, percayalah ibu baik2 saja dan smg kamu bisa istiqomah di jalan Alloh. ” Dan inilah - KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN – Dari cerita KISAH NYATAKU di atas, aku percaya ikhwan wa akhwat pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : ” Terima kasih ibu dan dgn iringan do ’a: Ya Allah, Rendahkanlah suaraku bagi mereka, Perindahlah ucapanku di depan mereka. Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan Lembutkanlah hatiku untuk mereka. Ya Allah, Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya Atas didikan mereka padaku dan Pahala yang besar Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku, Peliharalah mereka Sebagaimana mereka memeliharaku. Ya Allah, Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan, atau kesusahan yang mereka derita karena aku, Ampunilah jika mereka ada salah, aku lah yg sesungguhnya bersalah kepadanya. Amiin Dengan linangan air mata, aku tuliskan kisah nyata ini, ASTAGHFIRULLOHAL AZHIM …… Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata “MENYESAL” di kemudian hari. Semoga bermanfa’at. Amiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BLOG SAHABATKU B*C



HADITS SHAHIH
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا
Dari Anas bin Malik, Kami bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?”. Rasulullah bersabda, “Tidak boleh”. Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?”. Nabi bersabda, “Tidak boleh. Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan” (HR Ibnu Majah no 3702 dan dinilai hasan oleh al Albani).

HITAM DI DAHI PERLU DI WASPADAI
SELAMAT ULANG TAHUN
14 SUMBER BEBERAPA MACAM PENYAKIT
DUA AYAT DI MALAM HARI
TAMBAHAN LAFAD SAYYIDINA
SHALAT YG PALING BERAT DI ANTARA 5 WAKTU
CARA SHALAT BAB BACAAN TASYAHUD AKHIR
LARANGAN MENCACI WAKTU/MASA
UNTUK PARA SUAMI
KESALAHAN KESALAHAN PADA SHALAT JUMA'T
DAHSYAT NYA SURAH AL-IKHLAS
TATA CARA BERDO'A SESUAI TUNTUNAN
PELIHARA JENGGOT ADALAH PERINTAH
BERBAGI CINTA DAN ILMU UNTUK KITA DAN SAHABAT
Terbentuknya Jagat Raya Menurut Pandangan Al-Quran